<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Perilaku Berisiko dan Keluhan Subjektif Memori (KSM) pada Kelompok Umur 25 Tahun ke Atas di Kota Bogor Tengah</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Julianty</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pradono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Prevalensi keluhan subjektif memori (KSM) semakin meningkat.Keluhan subjektif memorimencerminkan tanda awal penyakit neurodegeneratif yang akan berkembang menjadi demensia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan incidence rateKSM dan mendapatkan prediktor terjadinya KSM di Kota Bogor.Sampel penelitian merupakan subsampelkohor prospektif sebanyak 3260 responden dengan rerata umur 47,6±9,7 tahun dan bebas KSMdi awal analisis.Data dikumpulkan dengan metode wawancara, pengukuran, dan pemeriksaan yang dilakukan setiap 2 tahun.Faktor risiko meliputi karakteristik, status kesehatan dan perilaku berisiko.Analisis data dengan uji chi-square dan logistik regresi.Hasilpenelitian menyatakan insiden KSMsebesar 216 orang per 1.000 penduduk per 2 tahun.Setelah menyesuaikan faktor umur, prediktor KSM adalah kurang aktivitas fisik (OR 1,9 kali, 95% CI:1,6-2,3), obesitas sentral (OR 1,2 kali, 95% CI:1,0-1,5), asupan natrium ≥2000 mg per hari (OR 0,6 kali, 95% CI: 0,5-0,7), gangguan mental (OR 1,9 kali, 95% CI:1,6-2,3) dan migren(OR 1,6 kali, 95% CI:1,3-1,9) terhadap insidens KSM. Disimpulkan bahwa insiden KSM sebesar 216 orang per 1.000 penduduk per 2 tahun.  Prediktor KSMadalah kurang aktivitas fisik, obesitas sentral, asupan natrium ≥2000 mg per hari, gangguan mental dan migren.Disarankan bahwa intervensi spesifik perlu dilakukan pada prediktor KSM.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WL 103-108 Psychophysiology. Neuroscience Specialties</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>