<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Efektivitas  Program  Pendampingan  Ibu  Hamil  terhadap  Peningkatan  Sikap  Ibu  tentang  Kesehatan  Ibu  dan  Bayi  Baru Lahir di Tujuh Kabupaten/Kota di Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Anissa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rizkianti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Novianti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Novianti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Suparmi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suparmi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Masih tingginya angka kematian ibu dan anak di Indonesia mendorong pemerintah untuk melakukan intervensi multisektor. Salah satu upaya terobosan yang dilakukan adalah melalui program pendampingan ibu hamil oleh mahasiswa dan kader sebagai bentuk kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Perguruan  Tinggi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengukur  adanya  peningkatan  sikap  ibu  terhadap  kesehatan ibu dan bayi baru lahir sebagai dampak dari pendampingan ibu hamil oleh mahasiswa. Dengan menggunakan  desain  quasi-experiment,  penelitian  ini  mengevaluasi  perubahan  sikap  280  orang  ibu  hamil pada kelompok intervensi dan 280 orang ibu hamil pada kelompok kontrol di tujuh kabupaten/kota di Indonesia, yakni Kota Bandar Lampung, Kota Palembang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Kawarang, Kota  Semarang,  Kota  Surabaya,  dan  Kota  Makassar.  Intervensi  adalah  pendampingan  kepada  ibu  hamil  yang  diberikan  secara  tatap  muka  oleh  mahasiswa  kebidanan  dengan  melibatkan  kader.  Hasil  analisis regresi menunjukkan bahwa pendampingan berpengaruh secara signifikan terhadap rata-rata skor sikap ibu (p = 0,000), dimana skor sikap ibu di masing-masing kelompok berbeda secara signifikan. Rata-rata skor sikap ibu sesudah pendampingan meningkat 5,7% pada kelompok intervensi (p = 0,000), dan meningkat 3,8% pada kelompok kontrol (p = 0,000). Namun, jika dibandingkan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol, selisih skor sikap ibu sebelum dan sesudah pendampingan tidak berbeda secara signifikan (p = 0,655). Oleh karena itu, pendampingan oleh mahasiswa dapat menjadi alternatif sarana pendidikan bagi ibu hamil dan diharapkan dapat dilanjutkan secara berkesinambungan dengan melibatkan koordinasi lintas sektor</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WQ 200-212 Reproduction. Pregnancy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>