<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor yang Berperan terhadap Anemia pada Pekerja&#13;
Perempuan Usia Produktif di Indonesia, Riset Kesehatan&#13;
Dasar 2013</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lusianawaty</mods:namePart><mods:namePart type="family">Tana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ivan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Banjuradja</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Anemia masih merupakan masalah bagi kesehatan masyarakat terutama pada perempuan. Prevalensi  anemia di dunia tahun 2010 dilaporkan 32,9%. Analisis lanjut ini bertujuan  menentukan faktor yang berperan terhadap anemia pada pekerja perempuan usia produktif di Indonesia. Sumber data adalah Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, kriteria sampel: perempuan, status bekerja, umur 1564 tahun, dan tidak hamil. Variabel&#13;
terikat adalah anemia berdasarkan pemeriksaan hemoglobin dengan hemocue. Variabel bebas meliputi karakteristik individu, tempat tinggal, riwayat penyakit, kehamilan dan keguguran,&#13;
dan indeks massa tubuh. Data dianalisis dengan kompleks sampel, tingkat kemaknaan 0,05 dan confidence interval 95%. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 8.612 orang. Anemia meningkat 1,8 dan 1,6 kali pada umur 55-64 tahun dan 45-54 tahun dibandingkan umur 15-24 tahun. Anemia meningkat 1,47 kali pada yang memiliki anak &gt; 5 orang dibandingkan perempuan yang&#13;
tidak punya anak. Anemia meningkat 1,27 kali pada status gizi kurang dibandingkan status gizi normal. Faktor berperan dalam&#13;
terjadinya anemia pada pekerja perempuan adalah umur, jumlah anak, dan status gizi (OR adjusted 1,53-1,83). Perbaikan status&#13;
gizi dan peningkatan pengetahuan tentang makanan bergizi perlu&#13;
diupayakan untuk menurunkan kejadian anemia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WH 120-540 Hematologic Diseases. Immunologic Factors. Blood Banks</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>