%R https://doi.org/10.22435/mpk.v30i4.3393 %N 4 %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %V 30 %L bkpkkemkes5276 %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %P 329-336 %A Fenti Yulianti %A Fedri Ruluwedrata Rinawan %A Panji Fortuna Hadisoemarto %X Cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih belum mencapai target baik di Indonesia maupun di negara lain. Salah satu faktor yang memengaruhinya adalah dukungan suami. Dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif akan dipengaruhi oleh intensinya. Perilaku terencana atau intensi seseorang dapat diprediksi melalui sikap yang dimilikinya seperti yang dijelaskan dalam Theory of Planned Behavior (TPB) bahwa intensi seseorang dipengaruhi oleh behavior belief, outcome evaluation dan perceive power. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis faktor mana yang paling memengaruhi dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif berdasarkan TPB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Teknis pengambilan sampel menggunakan multistage sampling untuk mendapatkan responden sebanyak 90 orang suami yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Kota Bandung. Instrumen penelitian menggunakan Partner Breastfeeding Influence Scale (PBIS) dan kuesioner TPB sedangkan analisis statistik menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil analisis diperoleh besar dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif dapat dikategorikan cukup, sedangkan faktor yang paling memengaruhi dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif berdasarkan TPB adalah behavior beliefs (β=1,8; p=0,01). Hasil ini memberikan informasi bahwa diperlukan suatu rancangan program promosi kesehatan untuk meningkatkan sikap serta dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif. %T Faktor yang Memengaruhi Dukungan Suami terhadap Pemberian ASI Eksklusif Berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB) %K ASI eksklusif, dukungan suami, theory of planned behavior (TPB), exclusive breastfeeding, husband’s support %D 2020