TY - JOUR PB - Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan KW - MnSOD KW - HIF-1? KW - Superoksida (O2) KW - Hidrogen Peroksida (H2O2) SN - 0853-9987 N2 - Kekurangan suplai oksigen pada jaringan disebut hipoksia. Sel tumor sering mengalami hipoksia dan menjadi tidak responsif terhadap terapi. Keadaan hipoksia pada jaringan tumor perlu ditanggulangi agar keberhasilan terapi tumor dapat ditingkatkan. Pada keadaan hipoksia, factor Hypoxia Inducible Factor-1? (HIF-1?) berperan penting dalam pengendalian respon selular. Ekspresi gen HIF-1? sangat dipengaruhi oleh status redoks sel. Enzim MnSOD merupakan enzim antioksidan endogen yang berperan sebagai scavenger O2 yang menghasilkan H2O2 dan O2, sehingga aktivitas MnSOD akan mempengaruhi status redoks dari sel. Melalui O2.- dan H2O2, MnSOD memiliki peran biphasic terhadap regulasi ekspresi gen HIF-1?, sehingga dapat menekan dampak hipoksia pada jaringan. Sampai saat ini MnSOD belum dimanfaatkan sebagai terapi pendukung pada terapi tumor dan perlu dilakukan banyak eksperimen untuk mengeksplorasi potensi MnSOD sebagai terapi adjuvant alternative untuk terapi tumor. JF - Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Y1 - 2013/12// VL - 23 A1 - Zainuri, Masagus A1 - Rif?ati, Lutfah UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5336/ ID - bkpkkemkes5336 TI - Kajian Peran Manganese-Containing Super Oxide Dismutase (MNSOD) Dalam Regulasi Ekspresi Hypoxia Inducible Factor-1a (HIF-1a) pada Keadaan Hipoksia EP - 148 IS - 4 SP - 143 AV - public ER -