%V 23 %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %L bkpkkemkes5341 %P 65-72 %A Yuliasri Jamal %A Pipit Irawati %A ahmad Fahtoni %A Andria Agusta %K Piper retrotractum Vah, cabe jawa, minyak atsiri, aktivitas antibakteri %D 2013 %X Daun cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) telah terbukti berkhasiat sebagai bahan antimikroba, akan tetapi belum ada informasi lebih lanjut tentang mekanisme aksi antibakteri dari minyak atsiri daun cabe jawa. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri daun cabe jawa terhadap bakteri uji sensitif serta difokuskan untuk melihat kerusakan membran sel bakteri melalui analisis protein, asam nukleat dan ion-ion logam kalsium dan kalium. Distilasi uap minyak atsiri dari daun segar cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) menghasilkan 0.03% cairan kental kekuningan. Analisis dengan GC-MS mengidentifikasi 4 senyawa sebagai komponen utama, yaitu germakren D (24.20%), tetrametilsiklo[5.3.1.0(4.11)]-undek-8-ena (17.73%), ar-turmeron (11.55%) dan benzil benzoat (6.28%). Minyak atsiri cabe jawa terbukti aktif melawan beberapa bakteri patogen antara lain Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis and Micrococcus luteus dengan diameter daya hambat berturut-turut 8.0; 9.7; 8.5 mm. Pengamatan lebih lanjut memperlihatkan nilai MIC dari minyak atsiri cabe jawa terhadap B. subtilis adalah 2% (v/v), dan juga merubah morfologi sel dari bakteri yang diobservasi menggunakan SEM. %T Chemical Constituents and Antibacterial Effect of Essential Oil of Javaneese Pepper Leaves (Piper Retrofractum Vahl.) %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %N 2