<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Sero Survei Status Kekebalan Campak Hasil Riskesdas 2007</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Noer Endah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pracoyo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rabea Pangesti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yekti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Roselinda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Roselinda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit campak merupakan penyakit menular yang sering terjadi pada anak-anak. Kasus campak di Indonesia masih sering terjadi meskipun telah berhasil direduksi. Jumlah kasus tahun 1990 sebanyak 180.000 kasus menjadi sekitar 20.000 kasus pada tahun 2010. Upaya mengurangi terjadinya penularan penyakit campak telah dilakukan pemberian imunisasi secara rutin pada balita dan booster pada anak usia sekolah dasar. Telah dilakukan analisis hubungan antara kekebalan campak pada individu terpilih dengan faktor risiko penyebab terjadinya kekebalan campak pada  Riskesdas 2007. Tujuannya untuk menilai hubungan antara fator risiko dengan kekebalan campak pada individu terpilih hasil&#13;
Riskesdas 2007. Metode mengikuti kerangka Riskesdas 2007. Analisis data dengan menggunakan perangkat lunak stata 9.00. Hasilnya risiko non protektif campak sebesar 68% pada individu yang berusia 10-14 tahun, dan risiko non protektif  sebesar 73% pada golongan ekonomi menengah ke bawah yakni pada golongan ekonomi tingkat 3.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 500-590 Virus Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>