TY - JOUR ID - bkpkkemkes5361 PB - Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5361/ TI - Pengaruh Perbedaan Media dan Waktu Pengasinan pada Pembuatan Telur Air terhadap Kandungan Iodium Telur N2 - Gangguan kesehatan akibat kekurangan konsumsi iodium merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah melalui penggunaan garam beriodium. Penggunaan garam selain digunakan pada pemasakan, juga digunakan untuk pengawetan makanan seperti pembuatan telur asin. Tujuan. Mempelajari pengaruh penggunaan garam beriodium terhadap kandungan iodium telur asin dengan menggunakan media yang berbeda. Metode. Pembuatan telur asin dilakukan dengan menggunakan 3 media garam beriodium. Media abu gosok, media serbuk batu bata, dan media air, dengan lama pengasinan selama 20 hari, dan setiap selang 5 hari dilakukan analisis iodium telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan iodium telur dari media abu gosok pada hari ke lima pengasinan sebesar 1.4 ppm, sementara dalam telur asin dari media serbuk bata hanya 0.65 ppm. Lama pengasinan mempengaruhi penetrasi iodium ke dalam telur itik, dan memiliki korelasi yang signifikan (p= 0.001). Y1 - 2012/09// A1 - Yuniati, Heru A1 - Almasyhuri, Almasyhuri EP - 143 SN - 0853-9987 AV - public JF - Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan VL - 22 SP - 138 IS - 3 KW - telur asin KW - iodium KW - media pengasinan KW - waktu pengasinan. ER -