<mets:mets OBJID="eprint_5365" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T07:53:19Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_5365_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Potensi Minyak Atsiri Daun Nilam (Pogostemon Cablin B.), Daun Babadotan (Ageratum Conyzoides L), Bunga Kenanga (Cananga Odorata Hook F &amp; Thoms) dan Daun Rosemarry (Rosmarinus Officinalis L ) Sebagai Repelan Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti L.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Shinta</mods:namePart><mods:namePart type="family">Shinta</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit tular vektor yang hingga kini masih menjadi masalah di Indonesia, karena morbiditasnya yang terkait dengan kematian. Vektor utama penyebab DBD adalah nyamuk Aedes aegypti, oleh karenanya menjadi penting mencegah gigitan nyamuk Ae. aegypti. Salah satu cara pencegahan gigitan Ae. aegypti yaitu menggunakan repelan sebagai pelindung pribadi. Beberapa tanaman yang mengandung minyak atsiri dipercaya dapat bermanfaat sebagai repelan.&#13;
Mekanisme repelan adalah bau yang terkandung dalam minyak atsiri  meresap ke pori-pori kulit dan karena panas tubuh, lingkungan, minyak atsiri menguap ke udara. Bau ini akan terdeteksi oleh reseptor kimia yang terdapat pada antena nyamuk dan diteruskan ke impuls saraf, direspon ke dalam otak&#13;
sehingga nyamuk akan mengekspresikan diri untuk menghindar. Artikel ini merupakan review hasil penelitian beberapa tanaman yang mengandung minyak atsiri, bertujuan untuk mengetahui potensi  daya repelan sebagai perlindung tubuh dari gigitan nyamuk Ae. aegypti. Penelitian tersebut menggunakan metode eksperimen.  Minyak atsiri tanaman yang diuji adalah daun Nilam (Pogostemon cablin B.) dalam konsentrasi 45%, 55%, 65%, dan 75% , daun Babadotan (Ageratum conyzoides L ) konsentrasi&#13;
14%, 20%, 29% dan 42%,  bunga Kenanga (Cananga odorata Hook F &amp; Thoms) konsentrasi 5%, 20%. 35% dan 50% dan daun Rosemarry (Rosmarinus officinalis L) konsentrasi 36%, 43%, 52% dan 62%. Uji repelan menggunakan lengan tenaga sukarelawan. Sebagai kontrol negatif menggunakan larutan tween 20 dan sebagai kontrol positif menggunakan larutan DEET 23%. Pengamatan daya repelan dilakukan setiap jam hingga jam ke enam. Untuk mengetahui potensi daya repelan minyak atsiri&#13;
digunakan perhitungan dengan rumus: DR  = (K – P) /K  x  100%. Tanaman dikatakan memiliki daya repelan bila daya repelan ≥ 95%.  Hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa minyak atsiri daun&#13;
Nilam, daun Babadotan, bunga Kenanga dan daun Rosemarry mempunyai potensi sebagai repelan terhadap nyamuk Ae aegypti.  Minyak atsiri daun Nilam 55%v/v,  daun Babadotan 29%v/v,  bunga&#13;
Kenanga 20%v/v dan daun Rosemarry 62%v/v  memiliki daya repelan selama 3 jam terhadap nyamuk Ae.aegypti berturut turut sebesar 97,6%, 97,2%, 97,4% dan 96,2%.  Bunga Kenanga 35%v/v dapat dikembangkan sebagai repelan karena daya repelan selama 6 jam masih cukup tinggi yaitu sebesar 93,6%. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mencari tanaman lain yang bersifat sinergis sehingga efek repelan dapat ditingkatkan dalam konsentrasi yang tetap rendah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV Pharmacology</mods:classification><mods:classification authority="lcc">WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_5365"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_5365_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_5365_15399_1" SIZE="194152" OWNERID="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5365/1/162426-potensi-minyak-atsiri-daun-nilam-pogoste-e52511ef.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5365/1/162426-potensi-minyak-atsiri-daun-nilam-pogoste-e52511ef.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_5365_mods" ADMID="TMD_eprint_5365"><mets:fptr FILEID="eprint_5365_document_15399_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>