<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Efek Ekstrak Air dan Alkohol Pada Siwak (Salvadora Persica L.) Terhadap Peningkatan Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis Sel Makrofag</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sofnie</mods:namePart><mods:namePart type="family">Marusin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Chairul</mods:namePart><mods:namePart type="family">Chairul</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Siwak (Salvadora persica L.) adalah sejenis tumbuhan yang (terdapat dalam Al-Qur’an, Surah 34:16) ranting dan akarnya digunakan sebagai sikat gigi. Pada penelitian ini telah dilakukan uji&#13;
imunomodulator dari ekstrak air dan alkohol ranting siwak dengan melihat peningkatan aktivitas/spesific phogositosis activity (SPA) dan Kapasitas/index phagositosis (IP) sel makrofag peritonium mencit (Mus musculus) yang diinduksi dengan bakteri  Stahylococcus epidermidis. Masingmasing ekstrak diberikan&#13;
dengan variasi dosis (0.1μg-1000μg), dan ekstrak Echinae (1000μg), air suling yang digunakan sebagai kontrol positif dan negatif. Hasil skrining aktivitas fagositosis (SPA) dan kapasitas fagositosis (IP) ekstrak air dan alkohol  terhadap bakteri S. epidermidis dengan variasi dosis logaritma perlakuan 0.1 – 1000 μg menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan dari jumlah bakteri yang difagositosis oleh sel makrofag dibandingkan kontrol (-)(&gt;50%). Hampir semua ekstrak siwak  yang diuji memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan SPA dan IP berturut-turut  62 – 95% dan IP   625 – 955. Peningkatan dosis yang diberikan berbanding lurus dengan peningkatan SPA dan IP. Ekstrak alkohol yang memberikan SPA dan IP yang lebih baik dibandingkan ekstrak air. Semua ekstrak yang diujikan pada konsentrasi 1000 μg memberikan peningkatan  SPA dan IP ekstrak air mempunyai kenaikan  berturut-turut 57.7 dan  76.1%, sedangkan ekstrak alkohol  82,7 dan 90,2% dibandingkan kontrol (-). SPA dan IP yang diperlihatkan oleh bahan uji pada pemberian dosis 0 – 100 µg memberikan efek imunostimulan, sedangkan pada dosis tinggi 100- 1000 µg cenderung memberikan efek imunorestorasi terutama ekstrak airnya. Analisis statistic memberikan perbedaan SPA dan IP yang&#13;
signifikan antara dosis perlakuan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA Public Health</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>