%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Fitri, Nyoman %A Kawira, J.A. %D 2006 %F bkpkkemkes:5514 %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K oils, plants, medicinal, eugenol %N 2 %P 16-21 %T Perbandingan Variabel pada Isolasi dan Pemurnian Eugenol dari Minyak Daun Cengkeh %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5514/ %V 16 %X Tanaman cengkeh (Eugenia aromatika O.K.) termasuk dalam familia Myrtaceae, tersebar luas di Indonesia, Malaysia, Pu/au Madagaskar dan Tanzania. Tanaman ini mengandung minyak atsiri yang banyak dipakai untuk bahan baku eugenol dan pembuatan vanilin. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu prosedur isolasi eugenol dari minyak daun cengkeh yang lebih efisien dengan membandingkan beberapa variabel, yaitu pendiaman setelah pengocokan dengan natrium hidroksida selama 19 dan 24 jam (variabel I) dan perbandingan fase air: n­-heksana yang digunakan dalam pencucian yaitu 1: 1; 1: 1; 1: 1; dan 1: 1; 1: ½ ; 1: ½ (variabel 2); melakukan pemurnian terhadap eugenol yang diperoleh dari hasil isolasi tersebut dengan acara destilasi sederhana bervakum; dan membandingkan eugenol yang diperoleh dari hasil pemurnian tersebut dengan sediaan eugenol yang diperoleh dari perdagangan yaitu eugenol A (lokal) dan eugenol B (impor) dengan cara menggunakan kromatografi gas. Hasil yang diperoleh dari peragaman variabel menurut uji statistik, yaitu terdapat perbedaan bermaka dari rendemen hasil isolasi yang disebabkan oleh perbedaan lama pendiaman setelah pengocokan dengan natrium hidroksida dan perbedaan banyaknya n-heksana yang digunakan dalam pencucian. Artinyapemilihan variabel 19 jam untuk pendiaman setelah pengocokan dan pencucian dengan memakai rasio 1: 1; 1: ; 1: ½ akan lebih efisien. Proses pemurnian lebih lanjut dari eugenol has il isolasi dilakukan dengan cara destilasi sederhana dengan vakum. Eugenol yang didapat mempunyai warna yang lebih baik yaitu kuning pucat, dan kemurniannya juga lebih tinggi daripada eugenol hasil isolasi dan telah menyamai sediaan eugenol dalam perdagangan.