%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Perwitasari, Dian %A Ariati, Jusniar %A Manalu, Helper Sahat P %A Munif, Amrul %D 2016 %F bkpkkemkes:5621 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K efficacy, Bacillus sphaericus larvacides, and Anopheles aconitus %N 1 %T Efikasi Bacillus sphaericus Strain 2362 terhadap Larva Anopheles aconitus di Laboratorium %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5621/ %V 44 %X Pemanfaatan organisme bakteri secara terus menerus tidak meningkatkan risiko resistensi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan daya bunuh Bacillus sphaericus strain 2362 terhadap An.aconitus di laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen dengan rancangan acak lengkap. Jumlah larva Bacillus sphaericus yang diujikan sebanyak 1000 larva An.aconitus yang dikembangbiakan di laboratorium dengan variasi dosis berbeda. Hasil penelitian menunjukan Bacillus sphaericusstrain 2362 efektif mematikan larva An.aconitus di permukaan air pada dosis 5 ml/m2 maupun dosis 10 ml/ m2 seperti dosis aplikasi yang tertera pada produk Griselesf. Produk tersebut menyebutkan bahwa untuk mematikan 50 % dan 85% populasi dari dosis 5 ml/m2 memerlukan waktu selama 12 dan LT95 dengan waktu antara 24 – 48 jam, sedangkan untuk dosis 10ml/m2 diperlukan LT 50 pada waktu antara 6-12 Jam, LD9 diperlukan 12 – 24 jam. Untuk aplikasi di bawah permukaan air menunjukkan kematian larva sebanyak 81 - 85% diperlukan dosis rendah sebesar 2.5 ml/m2 selama 12 jam paparan dan LT95 dengan waktu antara 11 – 20 jam, sedangkan dosis tinggi sebesar 6.25 ml/ m2 selama 12 jam menunjukkan kematian larva sebanyak 86%. Dapat disimpulkan bahwa Bacillus sphaericus efektif untuk membunuh larva An. Aconitus di atas maupun di bawah permukaan air dengan dosis yang kecil.