%D 2016 %T Faktor Risiko Dominan Penderita Stroke di Indonesia %K Stroke; Risk factor; Basic Health Research (Riskesdas) %N 1 %L bkpkkemkes5625 %X Stroke semakin meningkat dan merupakan penyebab kematian serta kecacatan tertinggi di Indonesia yang berdampak secara sosioekonomi. Penyakit stroke dapat dicegah dengan deteksi dini dan pengendalian faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh faktor risiko dominan penderita stroke di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Survei Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2013. Analisis data menggunakan SPSS 17 dengan complex sample. Dari 722,329 responden usia ≥ 15 tahun, didapat prevalensi penderita stroke sebesar 1,21%, proporsi tidak berbeda antara laki-laki dan perempuan. Risiko stroke meningkat seiring meningkatnya usia. Responden berusia ≥ 55 tahun setelah memperhitungkan faktor-faktor lain berisiko 5,8 kali (5,32 ; 6,32, p 0,0001) dibanding usia 15-44 tahun, selanjutnya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, gagal jantung masing-masing sebesar 3,13 kali, 2,96 kali, 2,87 kali dan 2,74 kali dibandingkan responden tanpa penyakit-penyakit tersebut. Stroke sudah mulai muncul pada usia muda. Faktor risiko dominan stroke dalam penelitian ini adalah umur yang semakin meningkat, jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dan gagal jantung. Deteksi dini faktor risiko dan promosi hidup sehat sejak usia dini perlu digalakkan agar memperkecil kejadian faktor risiko dan stroke. %V 44 %J Buletin Penelitian Kesehatan %A Lannywati Gani %A Laurentia Mihardja %A Delima Delima %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan