%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Delima, Delima %A Tjitra, Emiliana %A Tana, Lusianawaty %A Halim, Frans Suharyanto %D 2017 %F bkpkkemkes:5628 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K chronic kidney disease, risk factor, case control, hospital %N 1 %P 17-26 %R http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i.5771.17-26 %T Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik : Studi Kasus Kontrol di Empat Rumah Sakit di Jakarta Tahun 2014 %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5628/ %V 45 %X Penelitian kasus-kontrol penyakit ginjal kronik (PGK) telah dilakukan di empat rumah sakit (RS) pemerintah di DKI Jakarta mengikuti kriteria Kidney Disease Improving Global Outcome (KDIGO) 2012, dan paling lama sudah sakit dalam 10 tahun terakhir. Subyek kontrol adalah pasien yang tidak memenuhi kriteria PGK menurut penilaian dokter dan atau hasil estimasi laju filtrasi glomerulus (e-LFG) ≥60ml/menit/1,73m2 dengan hasil urinalisis normal. Data faktor risiko dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data laboratorium dicatat dari rekam medik atau hasil pemeriksaan ulang kadar kreatinin serum, HbA1c, dan urinalisis rutin dari subyek. Sejumlah 429 subyek memenuhi kriteria untuk setiap kelompok. Hasil analisis regresi logistik kondisional http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i1.5771.17-26 Buletin Penelitian Kesehatan, Vol. 45, No. 1, Maret 2017: 17 - 26 18 menunjukkan umur lanjut, riwayat keluarga dengan PGK, konsumsi air minum ≤ 2000 ml/hari, konsumsi minuman bersoda, minuman berenergi, pernah didiagnosis gangguan glomerulus atau tubulo-intersisial ginjal, batu ginjal, hipertensi, dan diabetes mellitus meningkatkan risiko PGK dengan kisaran adjusted OR 1,8 hingga 25,8. Konsumsi kopi, teh, coklat, minuman beralkohol, obat antiinflamasi non steroid (NSAID), jamu pegal linu, jamu pelangsing, merokok, dan kualitas air minum yang kurang baik tidak berhubungan secara bermakna dengan PGK. Disimpulkan bahwa faktor risiko paling dominan adalah sering mengonsumsi minuman berenergi bersamaan minuman bersoda. Kata kunci: penyakit ginjal kronik, faktor risiko,