<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Determinan Pengeluaran Kesehatan Katastropik Rumah Tangga Indonesia Pada Tahun Pertama Implementasi Program JKN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wahyu</mods:namePart><mods:namePart type="family">Puji Nugraheni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Risky</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kusuma Hartono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengeluaran kesehatan dapat memicu ancaman penurunan kemampuan keuangan rumah tangga.&#13;
Hampir 2.3 juta individu (1%) tiap tahunnya jatuh ke dalam kemiskinan sebagai dampak dari&#13;
biaya kesehatan katastropik. Tujuan penelitian untuk menganalisis biaya kesehatan katastropik&#13;
rumah tangga Indonesia setelah implementasi program JKN. Desain penelitian ini adalah cross&#13;
sectional dengan menggunakan data sekunder yaitu data Indonesia Family Life Survey (IFLS)&#13;
tahun 2014. Metode analisis menggunakan pendekatan ekonometri analisis model logit dan model&#13;
regresi instrumental variable probit. Hasil penelitian secara signifikan menunjukkan bahwa di&#13;
era program JKN, rumah tangga yang mengalami kejadian belanja kesehatan katastropik sebesar&#13;
5,38% . Sementara determinan yang mempengaruhi belanja kesehatan katastropik mencakup tingkat&#13;
pendidikan, tempat tinggal di kota, status kesehatan dan status ekonomi. Penelitian ini menyarankan&#13;
kepada pemerintah untuk membangun dan meningkatkan program kesehatan yang mengacu pada&#13;
pola hidup sehat dan memperluas cakupan kepesertaan JKN untuk melindungi rumah tangga dari&#13;
pengeluaran katastropik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">W 100-275 Medical, Dental, and Pharmaceutical Service Plans</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2017-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>