relation: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5635/ title: Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Penduduk Indonesia yang Menderita Diabetes Melitus (Data Riskesdas 2013) creator: Sihombing, Marice subject: WG Cardiovascular System description: Prevalensi Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi terus meningkat di dunia karena perubahan gaya hidup. Keduanya meningkatkan risiko penyakit kardiovakuler dan penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada penduduk DM di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2013. Desain penelitian adalah cross sectional. Responden telah didiagnosis DM oleh dokter atau sedang minum obat DM dari hasil wawancara atau kadar glukosa darah memenuhi kriteria DM menurut konsensus Perkeni 2011. Responden dinyatakan hipertensi bila pernah didiagnosis oleh tenaga kesehatan atau sedang minum obat anti hipertensi dari hasil wawancara atau pengukuran tekanan darah rata-rata sistolik ≥140 mmHg, dan atau diastolik ≥90 mmHg. Jumlah penduduk DM sebanyak 5253 orang yang terdiri atas 1966 orang (37,4%) laki laki dan 3287 orang (62,6%) perempuan. Proporsi hipertensi sebesar 51,8% (95%CI: 49,4-54,2), laki laki (45,8%), perempuan (55,4%) dengan p≥0,05. Risiko hipertensi meningkat pada kelompok umur ≥ 45 tahun sebesar 2,63 kali, gangguan mental emosional 2,19 kali, obesitas sentral 1,75 kali, kolesterol total 1,68 kali, obesitas umum 1,57 kali, tidak bekerja 1,39 kali, pendidikan rendah 1,30 kali dengan p <0,05. Beberapa faktor tersebut dapat dikendalikan dan dikontrol. Upaya pencegahan dan pengendalian perlu digiatkan. publisher: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan date: 2017-03 type: Article type: PeerReviewed format: text language: en identifier: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5635/1/68011-faktor-yang-berhubungan-dengan-hipertens-0d172038-53-64.pdf identifier: Sihombing, Marice (2017) Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Penduduk Indonesia yang Menderita Diabetes Melitus (Data Riskesdas 2013). Buletin Penelitian Kesehatan, 45 (1). pp. 53-64. ISSN 0125-9695 relation: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v5i1.5730.53-64 relation: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v5i1.5730.53-64 identifier: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v5i1.5730.53-64