@article{bkpkkemkes5637, title = {Pemanfatan Rumah Tunggu Kelahiran di Puskesmas Adaut Kecamatan Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2015}, number = {1}, pages = {65--72}, doi = {http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i1.6071.65-72}, publisher = {Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan}, year = {2017}, volume = {45}, month = {March}, journal = {Buletin Penelitian Kesehatan}, issn = {0125-9695}, url = {http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i1.6071.65-72}, keywords = {maternity waiting homes, utilization, travel time, distance}, author = {Edi Widya Sukoco{,}, Noor and Suparmi, Suparmi}, abstract = {Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi, selain itu Indonesia masih menghadapi kesenjangan antar wilayah dalam akses pelayanan kesehatan. Rumah tunggu kelahiran (RTK) merupakan salah satu upaya dalam mendekatkan akses ibu hamil dan bersalin ke pelayanan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pemanfaatan rumah tunggu kelahiran di Puskesmas Adaut Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Besar sampel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah 87 ibu yang pernah melahirkan di Puskesmas Adaut Kecamatan Selaru dalam periode tahun 2009-2015. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang (cross sectional). Metode analisis yang digunakan adalah tabulasi silang dan chi-square dengan tingkat kemaknaan 5\% dan tingkat kepercayaan 95\%. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 18,7\% responden yang memanfaatkan RTK. Analisis bivariat menunjukkan bahwa waktu tempuh dan jarak berhubungan dengan pemanfaatan RTK. Ibu yang bertempat tinggal dengan waktu tempuh {\ensuremath{>}}60 menit memiliki kemungkinan 0.19 lebih rendah untuk memanfaatkan RTK dibandingkan ibu dengan waktu tempuh ke RTK antara 30-60 menit. Sedangkan ibu yang bertempat tinggal dengan jarak {\ensuremath{<}} 25 km memiliki kemungkinan 16 kali lebih besar untuk memanfaatkan RTK bila dibandingkan ibu yang tinggal {$\ge$} 25km dari RTK. Oleh sebab itu, dalam upaya meningkatkan pemanfaatan rumah tunggu kelahiran penting untuk mempertimbangkan aspek waktu tempuh dan jarak ke RTK.} }