relation: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5638/ title: Studi Kasus;“Koreksi terhadap Pengukuran Polutan di Udara Unit Perajin Logam dan Dampaknya terhadap Kesehatan” creator: Husaini, Husaini creator: NES, Marsetyawan creator: Heru, Adi creator: Surono, Agus subject: WE Musculoskeletal System description: Pemahaman reaksi berbagai polutan di udara sampai saat ini terus berkembang, bahkan hampir tidak ditemukan informasi tentang standar hasil reaksi berbagai polutan di udara. Tujuan penelitian untuk menganalisis dan koreksi pengukuran berbagai polutan di udara serta dampaknya terhadap kesehatan perajin logam. Studi kasus dilakukan pada 38 perajin logam serta 38 unit kerjanya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan tahun 2013 dengan pendekatan observational analitik beserta pengambilan contoh polutan di udara dan pengambilan sampel darah serta pemeriksaan faal paru pekerja. Hasil penelitian menunjukkan penurunan fungsi paru dan abnormalisasi respon imun pekerja, akibat terpajan berbagai polutan di udara,sehingga sangat sulit ditentukan dan diprediksi karena disebabkan oleh polutan tunggal atau mungkin disebabkan dari hasil berbagai reaksi polutan tersebut, untuk itulah perlu dilakukan koreksi mengenai pengukuran dan analisis polutan di udara yang dilakukan selama ini, termasuk dampaknya di dalam tubuh manusia. Manfaat penelitian ini sebagai bentuk koreksi terhadap penggunaan Nilai Ambang Batas (NAB) dan alat ukur polutan di udara termasuk dampak target organ dalam tubuh manusia. publisher: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan date: 2016 type: Article type: PeerReviewed format: text language: id identifier: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5638/1/Vol.%2044%2C%20No.%202%2C%20Juni%202016%20_%2091%20-%20102.pdf identifier: Husaini, Husaini and NES, Marsetyawan and Heru, Adi and Surono, Agus (2016) Studi Kasus;“Koreksi terhadap Pengukuran Polutan di Udara Unit Perajin Logam dan Dampaknya terhadap Kesehatan”. Buletin Penelitian Kesehatan, 44 (2). pp. 91-102. ISSN 0125-9695