TY - JOUR SP - 73 IS - 2 AV - public TI - Penambahan Ciprofloksacin Intravena terhadap Ceftriakson sebagai Terapi Antibiotik Empiris pada Pasien Pneumonia Rawat Inap: Perbandingan Biaya dan Efektivitas EP - 80 ID - bkpkkemkes5639 UR - http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i2.6392.73-80 A1 - Machlaurin, Afifah A1 - Satibi, Satibi A1 - Munif Yasin, Nanang VL - 45 Y1 - 2017/03// JF - Buletin Penelitian Kesehatan SN - 0125-9695 N2 - Salah satu tujuan penambahan terapi antibiotik dalam praktek klinis adalah untuk meningkatkan hasil terapi. Namun hal tersebut dapat meningkatkan biaya perawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penambahan terapi antibiotik ciprofloksacin akan meningkatkan efektifitas meskipun menambah biaya dibandingkan dengan monoterapi ceftriakson pada pasien pneumonia rawat inap. Penelitian ini mengambil data pasien pneumonia secara retrospektif dan membaginya menjadi dua kelompok; pertama, kelompok monoterapi ceftriakson (CTX); kedua, kelompok kombinasi ciprofloksacin dan ceftriakson (CTXCP). Sejumlah 171 pasien pneumonia yang memenuhi kriteria, 106 pasien masuk kelompok CTX dan 65 pasien masuk dalam kelompok CTXCP. Kedua kelompok memiliki karakteristik yang sama dari segi jenis kelamin, usia, jenis pembayaran, dan penyakit komorbiditas. Hasil analisis menunjukkan total biaya perawatan pada kelompok CTXCP lebih tinggi dari pada kelompok CTX (Rp. 12.120.000 vs Rp. 9.020.000, p=0,000). Perbandingan efektifitas menunjukkan lama rawat inap (length of stay,LOS) dan lama pemberian antibiotik saat rawat inap (length of stay antibiotic related,LOSAR) kelompok CTX lebih pendek dibandingkan CTXCP (11,32 vs 13,15 hari, p=0,14 and 9,26 vs 12,09 hari, p=0,000). Selain itu, tingkat keberhasilan terapi dan kegagalan antibiotik pertama (first line clinical failure avoided,CFA) juga lebih bagus pada kelompok CTX (81,13% vs 66,15%, p=0,027 dan 71,79% vs 44,62%, p=0,000). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan terapi ciprofloksacin sebagai terapi empiris pada pasien pneumonia rawat inap membutuhkan biaya yang lebih KW - pneumonia KW - ceftriaxone KW - ciprofloxacin KW - cost KW - effectiveness PB - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan ER -