<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Kesinambungan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Maternal di Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ning</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sulistiyowati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Puti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sari H</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hapsari T</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu di Indonesia, pemerintah melakukan banyak strategi&#13;
dan program kesehatan di antaranya continum of care. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor&#13;
dan karakteristik ibu yang mempengaruhi kesinambungan pelayanan kesehatan maternal. Data yang&#13;
digunakan dalam analisis ini adalah data Riskesdas 2013. Analisis dilakukan dengan menghitung&#13;
selisih persentase cakupan indikator kesehatan di tiap kabupaten/kota. Analisis kemudian dilanjutkan&#13;
dengan mencari model untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan faktor terkait lain dengan&#13;
kelanjutan perawatan kesehatan ibu dengan regresi logistik. Persentase kesinambungan pemanfaatan&#13;
pelayanan kesehatan ibu di Indonesia masih rendah yaitu 46%. Faktor yang mempengaruhi adalah&#13;
pendidikan ibu (Adjusted OR=1,79 dan 2,58), pekerjaan ibu (Adjusted OR=1,38), status ekonomi&#13;
(Adjusted OR=1,65), status kehamilan (Adjusted OR=1,33), metode persalinan (Adjusted OR=0,71&#13;
dan 0,37), komplikasi kehamilan (Adjusted OR=1,13), komplikasi persalinan (Adjusted OR=0,79),&#13;
waktu tempuh ke fasilitas kesehatan (Adjusted OR=0,61 dan 1,59), umur saat melahirkan (Adjusted&#13;
OR=1,23). Kesinambungan pelayanan kesehatan maternal masih rendah. Perlu perhatian lebih&#13;
dalam meningkatkan kualitas dan akses pelayanan agar dapat menarik ibu untuk mempertahankan&#13;
kelanjutan perawatan kesehatan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WQ Obstetrics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2017-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>