relation: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5684/ title: Situasi Terkini Daerah Fokus Keong Hospes Perantara di Daerah Endemis Schistosomiasis di Sulawesi Tengah creator: Widjaja, Junus creator: Anastasia, Hayan creator: Nurwidayati,, Anis creator: Agus Nur, Made subject: WC Communicable Diseases description: Schistosomiasis di Indonesia hanya ditemukan di Dataran Tinggi Napu dan Dataran Tinggi Bada, Kabupaten Poso serta Dataran Tinggi Lindu, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Keberadaan keong ini merupakan indikator penetapan daerah fokus hospes perantara cacing tersebut. Tujuan survei dengan desain potong lintang pada tahun 2017 ini adalah untuk mengetahui distribusi daerah fokus keong dan keongnya di daerah endemis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 242 daerah fokus keong O.hupensis lindoensis yang tersebar di 21 desa dengan luas daerah fokus schistosomiasis sebesar 1.407.225m2. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ditemukan penurunan jumlah fokus keong jika dibandingkan jumlah fokus tahun sebelumnya. Untuk mencapai eliminasi schistosomiasis di daerah endemis kerjasama lintas sektor secara terintegrasi dalam modifikasi lingkungan sangat diperlukan, dengan mengubah habitat keong menjadi lahan pertanian/perkebunan yang produktif Data yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengendalian keong perantara schistosomiasis. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjamin program pengendalian schistosomiasis bisa dilaksanakan secara berkesinambungan. publisher: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan date: 2017-09 type: Article type: PeerReviewed format: text language: en identifier: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5684/1/222771-situasi-terkini-daerah-fokus-keong-hospe-c4559a11-215-222.pdf identifier: Widjaja, Junus and Anastasia, Hayan and Nurwidayati,, Anis and Agus Nur, Made (2017) Situasi Terkini Daerah Fokus Keong Hospes Perantara di Daerah Endemis Schistosomiasis di Sulawesi Tengah. Buletin Penelitian Kesehatan, 45 (4). pp. 215-222. ISSN 0125-9695 relation: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7570.215-222 relation: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7570.215-222 identifier: http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7570.215-222