<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Situasi Terkini Daerah Fokus Keong Hospes Perantara di Daerah Endemis Schistosomiasis di Sulawesi Tengah</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Junus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widjaja</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hayan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anastasia</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Anis</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nurwidayati,</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Made</mods:namePart><mods:namePart type="family">Agus Nur</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Schistosomiasis di Indonesia hanya ditemukan di Dataran Tinggi Napu dan Dataran Tinggi Bada,&#13;
Kabupaten Poso serta Dataran Tinggi Lindu, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Keberadaan&#13;
keong ini merupakan indikator penetapan daerah fokus hospes perantara cacing tersebut. Tujuan survei&#13;
dengan desain potong lintang pada tahun 2017 ini adalah untuk mengetahui distribusi daerah fokus keong&#13;
dan keongnya di daerah endemis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 242 daerah fokus&#13;
keong O.hupensis lindoensis yang tersebar di 21 desa dengan luas daerah fokus schistosomiasis sebesar&#13;
1.407.225m2. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ditemukan penurunan jumlah fokus&#13;
keong jika dibandingkan jumlah fokus tahun sebelumnya. Untuk mencapai eliminasi schistosomiasis&#13;
di daerah endemis kerjasama lintas sektor secara terintegrasi dalam modifikasi lingkungan sangat&#13;
diperlukan, dengan mengubah habitat keong menjadi lahan pertanian/perkebunan yang produktif Data&#13;
yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengendalian keong perantara schistosomiasis.&#13;
Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjamin program pengendalian schistosomiasis bisa&#13;
dilaksanakan secara berkesinambungan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC Communicable Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2017-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>