%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Yudha Wibowo, Rahmad %A Agustina Tambunan, Betty %A Nugraha, Jusak %A Srioetami, Francisca %A Tanoerahardjo, Tanoerahardjo %D 2017 %F bkpkkemkes:5685 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K CD4+, CD8+, IFN-γ, ESAT-6-CFP-10 fusion antigen %N 4 %P 223-226 %R http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.6874.223-226 %T Ekspresi IFN-Γ oleh Sel T CD4+ dan CD8+ Setelah Stimulasi Antigen Fusi ESAT-6-CFP-10 pada Pasien Tuberkulosis Paru Aktif %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5685/ %V 45 %X Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Imunitas yang diperantarai sel T berperan penting dalam perlindungan terhadap infeksi Mycobacterium tuberculosis. SelTCD4+ dan CD8+ mensekresi IFN-γ yang menstimulasi fusi fagolisosom dan pembentukan radikal bebas untuk menghancurkan M. tuberculosis. ESAT-6 dan CFP-10 merupakan antigen M. tuberculosis yang dominan menginduksi IFN-γ. Penelitian membandingkan selT CD4+ dan CD8+ yang mengekspresikan IFN-γ setelah stimulasi antigen fusi ESAT-6-CFP-10 pada TB aktif.Sampel PBMC pasien TB aktif dikultur dengan dan tanpa stimulasi antigen fusi ESAT-6-CFP-10. Persentase sel TCD4+ dan CD8+ yang mengekspresikan IFN-γ diperiksa dengan flow cytometry. Sel TCD4+ yang mengekspresikan IFN-γ setelah stimulasi antigen dibandingkan dengan kontrol (1,51%±1,7 vs 1,23%±0,86; p=0,08) dan sel TCD8+ yang mengekspresikan IFN-γ (1,58%±0,99 vs 1.92%±1.13; p=0,86). Tidakterdapat perbedaan yang signifikan dalam ekspresi IFN-γ antara sel T CD4+ dan sel T CD8+ setelah stimulasi antigen fusi ESAT6-CFP10 pada pasien TB paru aktif.