%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Hendra Al Rahmad, Agus %A Miko, Ampera %D 2017 %F bkpkkemkes:5689 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K future brides, counseling, knowledge about exclusive breastfeeding %N 4 %P 249-256 %R http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.6802.249-256 %T Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin Melalui Konseling ASI Eksklusif di Aceh Besar %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5689/ %V 45 %X Gerakan global peningkatan gizi merupakan suatu upaya secara keseluruhan untuk memperkuat komitmen dan rencana aksi percepatan perbaikan gizi, khususnya penanganan gizi sejak 1.000 HPK termasuk di dalamnya pemberian ASI eksklusif dan ASI saja sampai usia 24 bulan. Salah satu intervensinya yaitu melalui pendekatan konseling gizi tentang ASI eksklusif agar balita bebas masalah stunting. Konseling tersebut mempunyai sasarannya adalah calon pengantin yang perlu perhatian khusus dalam meningkatkan gizi dan kesehatan. Tujuan penelitian untuk meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif pada calon pengantin melalui konseling. Penelitian quasi-eksperimen ini menggunakan sampel 30 orang calon pengantin melalui non-random assignment. Data variabel pengetahuan diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dengan skala ratio, sedangkan variable metode konseling dilakukan secara tatap muka dengan alat bantu leaflet. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon-rank test. Hasil penelitian menunjukan konseling ASI eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan calon pengantin (p=0,000) dengan selisih rerata 6,13 serta deviasi 3,71. Kesimpulan bahwa peningkatan pengetahuan calon pengantin tentang ASI eksklusif dapat dilakukan melalui konseling menggunakan media leaflet. Saran, setiap puskesmas bekerja sama dengan KUA untuk menyelenggarakan konseling ASI eksklusif secara rutin dan menjadi salah satu prioritas program dalam rangka penanggulangan anak stuntin