%K mental emotional disorder, SRQ, non communicable disease cohort %T Gambaran Kohor 2011-2013 Gangguan Mental Emosional Berdasarkan SRQ-20 pada Penduduk Kelurahan Kebon Kalapa Bogor %L bkpkkemkes5705 %N 4 %V 43 %A Sri Idaiani %A Aprildah Nur Sapardin %A Eva Sulistiowati %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %R DOI: 10.22435/bpk.v43i4.4604.273-278 %D 2015 %P 273-278 %J Buletin Penelitian Kesehatan %X Gangguan mental emosional atau distres psikologik merupakan salah satu faktor risiko penyakitpenyakit tidak menular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kondisi mental emosional penduduk Kelurahan Kebon Kalapa Bogor dari tahun 2011 sampai 2013. Jumlah subjek yang dianalisis sebanyak 1338 orang yang berusia 25-65 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Self Reporting Questionnaire (SRQ) yang terdiri 20 butir pertanyaan yang memerlukan jawaban “ya” atau “tidak”. Subjek diindikasikan mengalami gangguan mental emosional apabila memiliki jawaban “ya” pada paling sedikit 6 butir pertanyaan. Cara pengambilan sampel secara consecutive sampling. Data diolah dengan komputer dan menggunakan program statistik SPSS versi 21. Analisis yang digunakan adalah analisis General Linear Model Repeated Measure untuk melihat perubahan setiap pengukuran. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa frekwensi serta rerata skor SRQ penduduk meningkat tahun 2012, dan menurun tahun 2013. Hal ini sejalan dengan hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 yang memperlihatkan pola penurunan gangguan mental emosional pada penduduk Indonesia pada tahun 2013.