<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>HUBUNGAN SEBARAN HABITAT PERKEMBANGBIAKAN VEKTOR DENGAN&#13;
KEJADIAN MALARIA DI DAERAH HIGH INCIDENCE AREA (HIA)&#13;
KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kazwaini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fridolina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mau</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kegiatan pemetaan kasus dan habitat perkembangbiakan vektor di daerah High Incidence Area,&#13;
Kabupaten Lombok Tengah bertujuan untuk memperoleh informasi tentang epidemiologi penularan&#13;
malaria di Desa Bilelando, Kuta dan Selong Belanak. Desain penelitian adalah cross sectional. Kegiatan&#13;
entomologi yang dilakukan meliputi : identifikasi nyamuk tersangka vektor, indentifikasi jentik dan&#13;
habitat perkembangbiakan. Kegiatan penangkapan nyamuk dewasa dilakukan dengan metode Man&#13;
Hour Density (MHD). Anopheles spp. yang diketemukan sebanyak 6 (enam) spesies yaitu An. vagus,&#13;
An. subpictus, An. sundaicus, An. maculatus, An. aconitus dan An. anularis. Dari Fluktuasi kepadatan&#13;
per spesies terlihat bahwa An. vagus merupakan spesies yang paling banyak diketemukan, puncak&#13;
kepadatannya pada jam 19.00-20.00, jam 21.00-22.00 dan jam 01.00-02.00. Hasil uji ELISA spesies&#13;
An.vagus positif mengandung sporozoite P.vivax. Habitat perkembangbiakan yang potensial sebagai&#13;
tempat perkembangbiakan Anopheles spp. banyak dijumpai di daerah pesisir pantai seperti lagun, sungai&#13;
dan persawahan, dengan penyebaran pada lokasi yang dekat sekali dengan garis pantai. Disimpulkan&#13;
bahwa spesies Anopheles spp. yang diketemukan sebanyak 6 (enam) spesies dan spesies yang positif&#13;
mengandung sporozoite An.vagus dan habitat perkembangbiakan yang potensial sebagai tempat&#13;
perkembangbiakan Anopheles spp. adalah lagun, sungai dan persawahan serta mempunyai pengaruh&#13;
terhadap penyebaran kasus malaria.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC Communicable Diseases</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>