%L bkpkkemkes5715 %N 1 %V 43 %T KERENTANAN LARVA AEDES AEGYPTI TERHADAP TEMEFOS DI TIGA KELURAHAN ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE KOTA SUKABUMI %K Susceptibility, Aedes aegypty, Temephos, Sukabumi %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %R DOI: 10.22435/bpk.v43i1.3967.41-46 %A Hubullah Fuadzy %A Dewi Nur Hodijah %A Asep Jajang %A Mutiara Widawati %X Resistensi larva Aedes aegypti terhadap temefos dapat mempengaruhi upaya pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Tujuan penelitian adalah menentukan status kerentanan larva Ae. aegypti terhadap temefos di tiga Kelurahan endemis Demam Berdarah Dengue Kota Sukabumi. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan pendekatan rancangan acak kelompok. Sampel adalah larva Ae. aegypti instar 3 dan 4 dari Kelurahan Baros, Sriwedari, dan Nangeleng. Uji kerentanan dilakukan berdasarkan metode Bioassay WHO. Hasil penelitian berdasarkan katagori konsentrasi yang dianjurkan WHO sebesar 0,02 ppm menunjukkan bahwa Kelurahan Baros, Sriwedari, dan Nangeleng masih rentan terhadap temefos dengan kematian larva Ae. aegypti 100%. Konsentrasi efektif 50% (LC50) dan 99% (LC99) berturut-turut untuk Kelurahan Baros adalah 0,00169 dan 0,01711; Sriwedari adalah 0,00125 dan 0,00313; Nanggeleng adalah 0,00214 dan 0,00762 (dalam ppm). Rasio resistensi tertinggi adalah Kelurahan Baros dengan tingkat resistensi RR99 7,34. Kesimpulan penelitian adalah temefos masih layak digunakan sebagai larvasida dalam pengendalian vektor di tiga Kelurahan endemis Demam Berdarah Dengue Kota Sukabumi. %J Buletin Penelitian Kesehatan %P 41-46 %D 2015