%I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %N 1 %R DOI: 10.22435/bpk.v43i1.3968.47-54 %X Filariasis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit ini menyebar hampir di seluruh wilayah. Dari tahun ke tahun jumlah provinsi yang melaporkan kasus filariasis terus bertambah dan di beberapa daerah mempunyai tingkat endemisitas yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan, sikap, perilaku masyarakat terhadap filariasis dan hubungannya dengan kejadian penyakit tersebut di Kabupaten Mamuju Utara. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai November 2011 dengan disain penelitian observasional menggunakan rancangan cross-sectional study. Sampel adalah kepala keluarga atau anggota rumah tangga yang berumur diatas 15 tahun yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang filariasis di Kabupaten Mamuju Utara masih kurang. Sikap masyarakat terhadap filariasis, baik dalam pencegahan maupun dalam pengobatan, menunjukkan sikap yang cukup positif. Perilaku masyarakat terhadap penularan filariasis masih rendah. Sebagian besar masyarakat mempunyai kebiasaan keluar malam, tidur tidak menggunakan kelambu, dan tidak menggunakan antinyamuk bakar. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian filariasis adalah pengetahuan masyarakat tentang penyebab penyakit, gejala, cara penularan, pencegahan dan pengobatan filariasis %T PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP FILARIASIS DI KABUPATEN MAMUJU UTARA, SULAWESI BARAT %K Filariasis, Knowledge, Attitude, Practise, North Mamuju Regency %D 2015 %A Ni Nyoman Veridiana %A Sitti Chadijah %A Ningsi Ningsi %P 47-54 %J Buletin Penelitian Kesehatan %L bkpkkemkes5716 %V 43