%D 2015 %P 155-162 %J Buletin Penelitian Kesehatan %X Schistosomiasis masih menjadi masalah kesehatan di daerah endemis Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Keong Oncomelania hupensis lindoensis, perantara schistosomiasis ditemukan di Napu. Upaya pemberantasan yang dilakukan selama ini adalah penyemprotan dengan moluskisida kimia, akan tetapi memiliki efek terhadap lingkungan. Penggunaan tanaman bermoluskisida diharapkan lebih murah dan lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan senyawa phorbol esters dalam biji jarak merah dan bioaktivitasnya terhadap keong perantara schistosomiasis, O.h lindoensis. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Desember 2013. Proses ekstraksi dan karakterisasi phorbol esters dalam biji jarak merah dilakukan di Laboratorium Farmasi, Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbang kesehatan. Pengujian terhadap keong dilakukan di Laboratorium Schistosomiasis Napu. Analisis HPLC menunjukkan kadar phorbol esters dalam ekstrak biji jarak merah adalah sebesar 0,601 mg PE/g minyak. Jenis phorbol esters (PE) dalam ekstrak biji jarak merah adalah dari jenis PMA (Phorbol-12- myristat-13-asetat). PE muncul pada Retention Time menit ke 25,152. Hasil pengujian phorbol esters dalam ekstrak biji jarak merah terhadap keong O.h lindoensis diperoleh nilai LC50 sebesar 50,98 ppm PE dan LC 95 sebesar 80,19 ppm PE. Penelitian menunjukkan bahwa kadar phorbol esters dalam ekstrak biji jarak merah terlalu kecil sehingga tidak efektif apabila diproduksi dalam skala besar %K Schistosomiasis, Jatropha gossypifolia, phorbol esters, Oncomelania hupensis lindoensis snails %T Penentuan Senyawa Phorbol Ester pada Biji Jarak Merah (Jatropha gossypifolia L) dan Bioaktifitas terhadap Keong Oncomelania hupensis lindoensis di Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah %V 43 %N 3 %L bkpkkemkes5717 %A Anis Nurwidayati %A Ani Isnawati %A ARosmini Rosmini %A Rina Isnawati %A Ade Ade %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan