<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Promosi Kesehatan di Tempat Kerja Secara Multilevel terhadap Perilaku Pekerja dengan Sindroma Metabolik</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Zahtamal</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zahtamal</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wasilah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rochmah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yayi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suryo Prabandari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lientje</mods:namePart><mods:namePart type="family">K Setyawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>metabolik (SM) merupakan masalah kesehatan yang kejadiannya pada pekerja saat ini&#13;
cenderung meningkat. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengelola sindroma metabolik adalah&#13;
workplace health promotion (WHP). Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pengaruh WHP dengan&#13;
intervensi secara multilevel terhadap perilaku pekerja dalam mengelola SM. Penelitian ini merupakan&#13;
kuasi eksperimen dengan subjek secara multilevel di perusahaan. Perilaku diukur dengan self reported&#13;
questionnaire, dan sindroma metabolik ditentukan dengan alat ukur fisik: pita pengukur yang fleksibel&#13;
(lingkar perut) dan tensimeter serta alat pemeriksaan darah; kadar gula darah puasa, trigliserida dan&#13;
HDL-Cholesterol. Analisis terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, menggunakan uji perbedaan&#13;
rerata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi WHP multilevel&#13;
lebih efektif daripada WHP konvensional dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, sikap, dan&#13;
efikasi diri pekerja untuk melakukan latihan fisik dan mengatur asupan makanan. Hasil penelitian juga menunjukkan intervensi WHP multilevel meningkatkan peran sasaran tertier (pimpinan&#13;
perusahaan) dan sekunder (tenaga kesehatan dan keluarga) untuk membantu pekerja melakukan&#13;
pengelolaan sindroma metabolik. Secara keseluruhan disimpulkan intervensi WHP multilevel lebih&#13;
baik dalam meningkatkan perilaku pekerja dengan sindroma metabolik dibandingkan dengan WHP&#13;
konvensional.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA Public Health</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>