<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan Media Poster dan Strategi Edukasi Gizi untuk&#13;
Pengguna Posyandu dan Calon Pengantin</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hermina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hermina</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prihatini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Hasil Studi Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) di enam provinsi menunjukkan bahwa pengetahuan dan&#13;
perilaku gizi kelompok usia dewasa masih rendah. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan&#13;
strategi edukasi gizi yang disesuaikan dengan permasalahan yang ditemukan di masyarakat. Tujuannya&#13;
mengembangkan media poster dan strategi edukasi gizi untuk ibu-ibu pengguna posyandu dan calon&#13;
pengantin dalam upaya pencapaian Keluarga Sadar Gizi. Jenis penelitian adalah penelitian operasional&#13;
dengan desain penelitian potong lintang (Cross-sectional) menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif.&#13;
Penelitian dilakukan di tiga provinsi: Jawa Barat, Sumatera Barat dan Kalimantan Timur. Sampel&#13;
penyampai pesan adalah kader posyandu dan penyuluh perkawinan. Sampel sasaran edukasi gizi adalah&#13;
ibu-bu pengguna posyandu dan calon pengantin (catin). Pesan edukasi yang dikembangkan yaitu anjuran&#13;
makan sayur dan buah, penimbangan berat badan anak balita, anemia ibu hamil, ASI eksklusif dan&#13;
gizi buruk. Hasil uji implementasi edukasi gizi dengan menggunakan media poster Kadarzi yang dibuat,&#13;
menunjukkan bahwa &gt;70 % sasaran edukasi pengetahuan gizinya meningkat menjadi lebih baik dari&#13;
sebelumnya, dan kader posyandu mampu menyampaikan pesan dengan baik begitu juga petugas penyuluh&#13;
perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA). Dari studi ini disimpulkan bahwa poster edukasi gizi yang&#13;
dibuat cukup sederhana, mudah dipahami dan bersifat universal serta cukup efektif untuk meningkatkan&#13;
pengetahuan gizi ibu-ibu pengguna posyandu dan calon pengantin.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QU Biochemistry. Cell Biology and Genetics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>