TY - JOUR SP - 89 PB - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Y1 - 2015/06// JF - Buletin Penelitian Kesehatan UR - DOI: 10.22435/bpk.v43i2.4142.89-96 KW - Dengue-2 KW - curcumin KW - pentagamavunon-0 (PGV-0) KW - Immunocytochemistry SN - 0125-9695 ID - bkpkkemkes5726 EP - 96 A1 - Marbawati, Dewi A1 - Rahmah Umniyati, Sitti A1 - Sardjiman, Sardjiman IS - 2 N2 - Lebih dari 40 % populasi dunia yang tinggal di daerah tropis dan subtropis mempunyai risiko untuk terjangkit infeksi Dengue. Terapi yang spesifik dan efektif untuk mengobati infeksi Dengue belum ditemukan. Kurkumin terbukti memiliki aktivitas preventif terhadap beberapa virus, antara lain: vasicular stomatis (VSV), HSV 1 dan 2, parainfluenza-3, reovirus-1, feline corona virus, feline herpes virus. Kurkumin juga diketahui mampu melakukan penghambatan sistem ubiquitin-proteasome yang menyebabkan penurunan produksi Japanese ensefalitis dari sel neuroblastoma yang sebelumnya terinfeksi. Pentagamavunon-0 (PGV-0) diperkirakan memiliki aktivitas lebih baik daripada kurkumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik dan mengetahui potensi antiviral Dengue-2 dari kurkumin dan PGV-0 pada sel vero. termasuk penelitian eksperimental. Uji sitotoksik dilakukan untuk mendapatkan konsentrasi yang aman dari kurkumin dan PGV-0 terhadap sel vero dilanjutkan dengan uji antiviral melalui imunositokimia SBPC (Streptavidin Biotin Peroxidase Complex). Hasil uji sitotoksik menunjukkan konsentrasi yang aman terhadap sel vero adalah 6,25 ppm untuk kurkumin dan 1,5625 ppm untuk PGV-0. Perhitungan positive rate dari uji imunositokimia pada sel vero yang diinfeksi Dengue-2 inkubasi 1 hari dan diberi kurkumin dan PGV-0 adalah tidak berbeda nyata, namun jika dibandingkan dengan kontrol positifnya hasilnya berbeda nyata. Disimpulkan baik kurkumin maupun PGV-0 mampu menurunkan positive rate akibat infeksi Dengue-2 inkubasi satu hari. TI - Potensi Kurkumin dan Pentagamavunon-0 sebagai Anti Viral Dengue - 2 VL - 43 AV - public ER -