TY - JOUR UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5744/ A1 - Prijanto, Muljati ID - bkpkkemkes5744 PB - Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan TI - VAKSIN HAEMOPHILUS INFLUENZAE type b (Hib) UNTUK PENCEGAHAN MENINGITIS DAN PNEUMONIA EP - 44 JF - Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan SN - 0853-9987 N2 - Haemophilus influenzae tipe b (Hib) adalah salah satu kuman penyebab penyakit meningitis dan pneumonia terutama pada anak berumur dibawah 5 tahun dan paling sering menyebabkan kematian. Vaksin Hib merupakan satu-satunya yang dapat mencegah sebagian besar penyakit tersebut. Berbagai studi telah dilakukan di beberapa negara untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut aman, efektif dan berdaya guna menurunkan angka kematian dan kesakitan. Beberapa negara seperti Filipina, Thailand dan bahkan Indonesia telah ikut dalam penelitian untuk menguji vaksin ini. Pada saat ini 34 negara terdiri dari 19 negara industri dan 15 negara berkembang telah menggunakan vaksin Hib konjugat dalam prograrn imunisasi anak secara rutin. Dari 215 negara dan teritorial, sekitar 84% ( 181 negara) masih belum menggunakan vaksin Hib untuk program imunisasi.(1). Tulisan ini akan membahas mengenai vaksin Hib dalam upaya pencegahan penyakit meningitis dan pneumonia. VL - 12 IS - 1 Y1 - 2002/// SP - 42 AV - public ER -