<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MASALAH ABORSI DI KALANGAN REMAJA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sunanti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zalbawi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pada masa remaja seorang individu sering mencoba berbagai perilaku yang mereka anggap modern. Perilaku tersebut tidak hanya selalu mengarah pada kebaikan, banyak diantaranya yang membawa resiko bagi kesehatan. Seperti perilaku remaja yang ikut pergaulan bebas, menjurus ke seks bebas. Berita-berita yang merupakan indikasi adanya gejala kehamilan yang tidak dikehendaki sudah tidak dapat dipungkiri lagi, banyak terjadi pengguguran janin atau aborsi, walaupun tindakan itu ilegal dan secara sosial agama dikutuk. Berita di mass media tersebut kebanyakan mengaitkan aborsi dengan kebebasan seks dan kegagalan KB.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WQ 200-212 Reproduction. Pregnancy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2002</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>