TY - JOUR JF - Buletin Penelitian Kesehatan SN - 0125-9695 N2 - Data (SDKI) tahun 2002-2003, ditemukan jumlah pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah usia dua bulan hanya mencakup 64% dari total bayi yang ada dan lebih memprihatinkan, 13% bayi di bawah dua bulan telah diberi susu formula. Selain itu satu dari tiga bayi usia 2-3 bulan telah diberi makanan tambahan. Hasil suatu survei melaporkan bahwa 38% ibu menghentikan pemberian ASI bagi bayi dengan alasan produksi ASI tidak mencukupi. Klabet sebagai herbal penambah ASI perlu dilakukan karakterisasi ekstrak biji Klabet sebagai langkah awal standarisasi ekstrak biji Klabet. Metode. Sampel adalah ekstrak biji Klabet. Tanaman Klabet diperoleh dari Jawa Timur.Untuk menjamin persyaratan mutu ekstrak etanol 50 % biji Klabet yang digunakan sebagai herbal untuk pelancar ASI pertama ?tama harus memenuhi karakteristik mutu berdasarkan Pedoman persyaratan ekstrak yang dikeluarkan BPOM.Pemeriksaan mencakup parameter non spesifik antara lain: kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, dan susut. Sedangkan parameter spesifik mencakup penetapan kadar sari larut alkaloid, penetapan kadar sari larut air, penetapan kadar Trigonellin dan uji golongan senyawa kimia. Hasil. Karakterisasi ekstrak etanol 50 % biji klabet non spesifik : kadar air 13,70 %, kadar abu total 1,16 %, kadar abu tidak larut asam 0,06 % dan susut pengeringan 20,59 %, sedangkan karakteristik spesifik : kadar sari larut etanol 59,58 %, kadar sari larut air 47,78 %, dan kadar Trigonellin 9,72 %. VL - 41 Y1 - 2013/06// KW - ethanol extract from Klabet seed KW - breast milk KW - trigonelline PB - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan TI - KARAKTERISASI EKSTRAK ETANOL BIJI KLABET (Trigonella foenum-graecum L) SEBAGAI TANAMAN OBAT PELANCAR ASI EP - 110 SP - 103 IS - 2 AV - public UR - DOI: 10.22435/bpk.v41i2 Jun.3156.103-110 A1 - Isnawati, Ani A1 - Alegantina, Sukmayati A1 - Widowati, Lucie ID - bkpkkemkes5779 ER -