%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Amin, Zulkifli %A Uyainah, Anna %A Yunihastuti, Evy %A Djoerban3, Zubairi %D 2013 %F bkpkkemkes:5790 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K tuberculosis, hiv %N 4 %P 195-199 %T PROFIL PASIEN TB-HIV DAN NON TB-HIV DI RSCM %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5790/ %V 41 %X Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi oportunistik terbanyak dan penyebab kematian utama pada pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV) di negara berkembang. Kasus TB-HIV menunjukkan kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Belum ada laporan mengenai profil pasien TB-HIV di RSCM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data demografi, klinis, laboratoris, dan radiologis pasien TB-HIV. Penelitian ini merupakan rancangan studi potong lintang deskriptif dengan menelusuri rekam medik pasien TB-HIV yang datang berobat ke Kelompok Studi Khusus (Pokdisus) RSCM antara bulan Juli 2008- Desember 2010. Sejumlah 522 penderita yang terdiri dari 424 laki-laki (81,2%) dan 98 wanita (18,8%), dengan usia rerata 31,92 tahun, mayoritas pada kelompok usia 18-40 tahun (90.8), sudah kawin 53.1%, suku Betawi 28,4%, dan tamat SMA 64,2%. Proporsi transmisi narkoba suntik (56,5%). Infeksi penyerta adalah infeksi hepatitis C (42,9%) dan kandidiasis oral (26,4%). Batuk kronik merupakan manifestasi klinik terbanyak (67,5%), diikuti dengan demam lama (57,5%) dan berat badan turun (50,4%). Pasien dengan sputum BTA negatif (36,2%), CD4 < 200 (78,0%) dan gambaran TB pada foto toraks (32,8%).