%0 Journal Article %@ 0125-9695 %A Oktavian, Antonius %A Salim, Lidwina %A Sandjaja, Bernardus %D 2013 %F bkpkkemkes:5791 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K metabolic syndrome, Jayapura, Papua %N 4 %P 200-206 %T SINDROMA METABOLIK DI KOTA JAYAPURA %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5791/ %V 41 %X Prevalensi sindroma metabolik di dunia diperkirakan makin meningkat dalam waktu belakangan ini, berkaitan dengan perubahan pola hidup masyarakat. Mendapatkan proporsi sindroma metabolik di Kota Jayapura sebagai penelitian awal untuk penelitian-penelitian sindroma metabolik selanjutnya. Jenis penelitian deskriptif dan bersifat cross sectional, berlokasi di Kota Jayapura. Jumlah subjek 1200 orang, yang dipilih secara consecutive sampling, berdasarkan wilayah kerja puskesmas di Kota Jayapura, antara bulan Maret-Oktober 2012. Dari 1200 subjek didapat sebanyak 407 orang (33.9%) yang menderita sindroma metabolik, kebanyakan pada kelompok usia 46 tahun ke atas 42,1% dan terbanyak pada perempuan 333 orang (27,7% dari total subjek). Sindroma metabolik pada kelompok suku Papua lebih besar (38.5%) dibandingkan dengan kelompok suku Non Papua (31,6). Pada subjek dengan pendidikan sekolah dasar dan pada kelompok pekerjaan ibu rumah tangga masing-masing 44,7% dan 44,1%, P (0,001). Suatu upaya edukasi tentang pentingnya pencegahan maupun penanganan sindroma metabolik diperlukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat.