<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SINDROMA METABOLIK DI KOTA JAYAPURA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Antonius</mods:namePart><mods:namePart type="family">Oktavian</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lidwina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Salim</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bernardus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sandjaja</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Prevalensi sindroma metabolik di dunia diperkirakan makin meningkat dalam&#13;
waktu belakangan ini, berkaitan dengan perubahan pola hidup masyarakat.&#13;
Mendapatkan proporsi sindroma metabolik di Kota Jayapura sebagai penelitian&#13;
awal untuk penelitian-penelitian sindroma metabolik selanjutnya. Jenis penelitian&#13;
deskriptif dan bersifat cross sectional, berlokasi di Kota Jayapura. Jumlah subjek&#13;
1200 orang, yang dipilih secara consecutive sampling, berdasarkan wilayah kerja&#13;
puskesmas di Kota Jayapura, antara bulan Maret-Oktober 2012. Dari 1200 subjek&#13;
didapat sebanyak 407 orang (33.9%) yang menderita sindroma metabolik,&#13;
kebanyakan pada kelompok usia 46 tahun ke atas 42,1% dan terbanyak pada&#13;
perempuan 333 orang (27,7% dari total subjek). Sindroma metabolik pada&#13;
kelompok suku Papua lebih besar (38.5%) dibandingkan dengan kelompok suku&#13;
Non Papua (31,6). Pada subjek dengan pendidikan sekolah dasar dan pada&#13;
kelompok pekerjaan ibu rumah tangga masing-masing 44,7% dan 44,1%, P&#13;
(0,001). Suatu upaya edukasi tentang pentingnya pencegahan maupun penanganan&#13;
sindroma metabolik diperlukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WK Endocrine System</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>