TY - JOUR UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5813/ A1 - Sirait, Anna Maria ID - bkpkkemkes5813 TI - Analisa Varians (ANOVA) dalam Penelitian Kesehatan EP - 43 IS - 2 SP - 39 AV - public KW - analisa varians KW - ANOVA PB - Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan JF - Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan SN - 0853-9987 N2 - Untuk mengetahui perbedaan mean dari dua sampel atau kelompok, biasanya digunakan t test. Akan tetapi, banyak penelitian di bidang kesehatan yang tidak hanya semata-mata mempunyai dua sampel atau dua kelompok, melainkan tiga, empat, lima bahkan lebih dari itu. Apabila suatu penelitian mempunyai 3 sampel, maka t-test yang akan dilakukan ada 3 kali, yaitu sampel I dengan sampel II, sampel I dengan sampel III dan sampel II dengan sampel III. Keadaan ini mungkin belum terlalu merepotkan, namun bila suatu penelitian mempunyai 6 sampel, maka akan ada l5 pasangan sampel yang harus ditest satu pasang demi satu pasang. Hal ini cukup merepotkan karena menggunakan banyak tenaga dan waktu. Jika suatu penelitian mempunyai sampel lebih dari dua, maka tidak dianjurkan memakai t-test karena kemungkinan besar peneliti membuat kesalahan dalam perhitungan-perhitungan, sebaiknya menggunakan Analisa Varians (ANOVA). Uji Anova ini ada yang one-way dan two-way. Uji Anova one-way hanya mempunyai satu faktor (atau satu variabel independen), sedangkan uji Anova two-way ada dua faktor (atau dua variabel independen). VL - 11 Y1 - 2001/// ER -