relation: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5815/ title: MASALAH NARKOTIKA DAN HIV/AIDS DI KALANGAN REMAJA creator: Media, Yulfira subject: WC 140-185 Sexually Transmitted Diseases description: Hasil penelitian Dadang Hawari menunjukkan bahwa usia yang paling rentan terkena narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) adalah antara 15-25 tahun, sebagian besar pada laki -laki. Hal ini juga terungkap dalam hasil penelitian Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Moral Anti Narkoba (Smart) bahwa sekitar 74,64 o/o dari pengguna narkotika, ganja shabu-shabu, putaw dan ecstacy di Bandung berjenis kelamin lakiĀ­-laki dengan rincian berusia antara 15 -17 tahun (52 75 %) usia 17 -19 tahun (45,1%), dan di atas 19 tahun 2, 15 %. Sementara itu, hal yang paling mengkhawatirkan adalah kemungkinan melonjaknya infeksi HIV/AIDS di kalangan pecandu narkotika. Misalnya, dari jumlah pecandu narkotika sekitar 100.000 -120.000 di Jakarta, sebagian besar (75 %) memakainya melalui suntikan. publisher: Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan date: 2001 type: Article type: PeerReviewed format: text language: id identifier: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5815/1/156951-masalah-narkotika-dan-hivaids-di-kalanga-f59d3a04.pdf identifier: Media, Yulfira (2001) MASALAH NARKOTIKA DAN HIV/AIDS DI KALANGAN REMAJA. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 11 (2). pp. 51-54. ISSN 0853-9987