<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>UJI KEAMANAN DAN UJI DAYA TERIMA PRODUK FERMENTASI SARI PI&#13;
SANG KADALUARSA DENGAN KHAMIR RHODOTORULA GLUTINIS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Suryana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Purawisastra'</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hero</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yuniati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pisang merupakan jenis buah-buahan dengan daya simpan yang sangat singkat. Setelah&#13;
melewati masa matang, keadaan fisik pisang menjadi sangat lunak, dengan kulit timbul bercak&#13;
hitam ditumbuhi khamir. Pisang seperti ini dianggap sudah busuk dan tidak layak konsumsi&#13;
lagi. Padahal pisang tersebut merupakan sumber glukosa bagi pertumbuhan khamir. Tujuan&#13;
dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan pisang tersebut sebagai bahan untuk pembuatan&#13;
minuman terfermentasi. Khamir yang digunakan pada penelitian ini adalah Rhodotorula&#13;
glutinis, karena khamir ini mampu mengsintesa zat gizi esensial, asam lemak linoleat dan&#13;
linolenat, ergosterol (pro-vitamin D3) serta pigmen karotenoid (pro-vitamin A). Pada&#13;
penelitian ini juga dilakukan uji keamanannya pada hewan coba serta daya terimanya oleh&#13;
para panelis. Hewan coba yang digunakan adalah tikus, yang diberi ransum mengandung&#13;
produk fermentasi sari pisang selama 30 hari. Pengamatan yang dilakukan adalah&#13;
perkembangan keadaan fisik tikus, dan pada akhir percobaan dilakukan pembedahan untuk&#13;
mengamati bagian dalam tikus serta organ vital seperi ginjal, jantung, hati. Hasil dari&#13;
pengamatan disimpulkan bahwa minuman sari pisang tersebut adalah aman untuk dikonsumsi.&#13;
Sementara hasil uji daya terima yang dilakukan oleh 30 panelis terhadap rasa, aroma, warna,&#13;
dan kesan di mulut, menunjukkan bahwa</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QU Biochemistry. Cell Biology and Genetics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>