<mets:mets OBJID="eprint_5919" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T10:04:34Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_5919_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>KEBUTUHAN CAHAYA OPTIMUM PADA BEBERAPA TANAMAN OBAT FAMILIA ZINGIBERACEAE YANG BERBEDA BENTUK KANOPINYA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sugeng</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sugiarso</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian pengaruh cahaya matahari untuk mengetahui intensitas cahaya optimum pada beberapa tanaman obat familia Zingiberaceae yakni jahe (Zingiber officinale Ross.), kunyit (Curcuma domestica Val.), lempuyang wangi (Zingiber aromaticum Vahl) dan kencur (Kaempferia galanga L) yang berbeda bentuk kanopinya pada 1200 m dpl. BPTO Tawangmangu.&#13;
&#13;
Penelitian dilakukan dengan metode statistik pola faktorial, yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah 4 tingkatan variasi intensitas cahaya matahari dengan menggunakan paranet antara (0% - 60%) dan faktor-faktor berupa 4 tingkatan variasi dosis pupuk organik (0,25-1,00 kg) per tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan tinggi dan kanopi serta produksi rimpang/simplisianya.&#13;
&#13;
Diperoleh hasil bahwa dari perlakuan yang dicoba terhadap pertumbuhan dan hasil produksi rimpang segar maupun simplisianya serta pertumbuhan tinggi, dan kanopi pada tanaman familia Zingiberaceae (jahe, kunyit, lempuyang wangi dan kencur), terdapat perbedaan yang bermakna.&#13;
&#13;
Masing-masing untuk tanaman kunyit, dengan intensitas 20% naungan dan pemberian pupuk organik 1,0 kg per tanaman memberikan hasil maksimal 0,460 kg per tanaman rimpang segar, yang setara dengan 16,56 ton per Ha (4,943 ton simplisia). Bila dilihat dari kebutuhan intensitas cahaya optimum tanpa melihat dosis pupuk organik yang diberikan, terlihat bahwa pertumbuhan vegetatif/kanopi optimal diperoleh pada perlakuan 40%  naungan (0,541 m2), dan untuk pertumbuhan tinggi optimal pada 60% naungan (l,07lm).&#13;
&#13;
Tanaman kencur, dengan intensitas penuh (0% naungan) dan pemberian pupuk organik 0,50 kg per tanaman memberikan hasil maksimal 0,110 kg per tanaman rimpang segar, setara dengan 3,96 ton per Ha (792 kg simplisia). Untuk pertumbuhan kanopi optimal (0,054 m2) pada 0 % naungan, namun untuk pertumbuhan tinggi optimal (0,120 m) pada 40% naungan.&#13;
 &#13;
Tanaman lempuyang wangi, dengan intensitas 20% naungan dan pemberian pupuk organik 1,00 kg per tanaman memberikan hasil maksimal baik pada berat rimpang segar (0,285 kg per tanaman) yang setara dengan 10,26 ton per Ha (atau 2,0 ton simplisia/ Ha); tinggi (1,620 m) maupun kanopi (0,440 m2). &#13;
&#13;
Tanaman jahe, dengan intensitas 40% naungan dan pupuk organik 1,0 kg per tanaman memberikan hasil maksimal 0,320 kg rimpang segar per tanaman, yang setara dengan 11,520 ton per Ha (3,291 ton simplisia); serta tinggi (0,650 m) dan kanopi (0,102 m2).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA Public Health</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2003</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_5919"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_5919_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_5919_17369_1" SIZE="14210417" OWNERID="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5919/1/FAR-418A-KEBUTUHAN%20CAHAYA%20OPTIMUM%20PADA%20BEBERAPA%20TANAMAN%20OBAT%20FAMILIA%20ZINGEBERACEAE%20YANG%20BERBEDA%20BENTUK%20KANOPINYA.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5919/1/FAR-418A-KEBUTUHAN%20CAHAYA%20OPTIMUM%20PADA%20BEBERAPA%20TANAMAN%20OBAT%20FAMILIA%20ZINGEBERACEAE%20YANG%20BERBEDA%20BENTUK%20KANOPINYA.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_5919_mods" ADMID="TMD_eprint_5919"><mets:fptr FILEID="eprint_5919_document_17369_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>