<mets:mets OBJID="eprint_6048" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T14:14:37Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_6048_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Implementasi Monitoring Dan Evaluasi Kerja Sama Hibah Luar Negeri (Policy Brief 2024)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sendy</mods:namePart><mods:namePart type="family">Agita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Terdapat peningkatan signifikan  komitmen hibah luar negeri untuk sektor kesehatan di Indonesia, dengan total   komitmen   mencapai 11,4  triliun rupiah dalam rentang waktu tahun 2021 s.d. 2025 dari berbagai mitra internasional. Namun, kebijakan   pengelolaan   hibah, khususnya  Permenkes No.   55   Tahun   2017, belum sepenuhnyamengakomodasi kebutuhan laporan serta monitoring dan evaluasi (monev) hibah secara optimal. Keterbatasan dalam tata kelola menyebabkan banyak hibah yang tidak terlaporkan atau terdokumentasi dengan baik, sehingga menghambat transparansi  dan efektivitas penggunaan dana hibah. Permenkes No. 55 Tahun 2017 mengatur tata cara pengelolaan hibah yang     mencakup berbagai jenis pelaporan.  Namun, implementasi di lapangan  menghadapi  beberapa  kendala, yaitu:&#13;
1.    Ketidaksesuaian antara kebijakan dan praktik pelaporan, dengan tidak adanya kewajiban        mitra untuk melaporkan kegiatan, yang  mengakibatkan data hibah tidak lengkap.&#13;
2.    Variasi dalam sistem monitoring dan evaluasi (monev) antar unit, menyebabkan duplikasi        pelaporan dan beban tambahan bagi mitra pembangunan.&#13;
3.    Keterbatasan    substansi    laporan yang kurang menggambarkan pencapaian target. &#13;
4.    Kurangnya   pemahaman   mitra tentang kebijakan, pelaporan, yang menghambat        efektivitas pengelolaan hibah.&#13;
Target Policy:&#13;
1.    Kementerian Kesehatan&#13;
2.    Mitra Pembangunan Kesehatan&#13;
Rekomendasi :&#13;
1.    Revisi kebijakan  pelaporan  hibah,  dengan mengatur  peran  dan  kewajiban   mitra dalam        pelaporan dan evaluasi.&#13;
2.    Pengembangan   pedoman monev  bagi mitra pembangunan yang menjelaskan peran dan        tanggung jawab stakeholder untuk memastikan koordinasi dan akuntabilitas.&#13;
3.    Penyusunan instrument monev real-time yang  terintegrasi dan dapat diakses oleh semua pihak terkait, sehingga memungkinkan  pengawasan dan analisis capaian secara efisien.&#13;
4.    Peningkatan  koordinasi  berkala  antar unit teknis, mitra pembangunan, dan satuan kerja        penerima  hibah untuk memperkuat pemahaman dan respons terhadap permasalahan&#13;
Tindak Lanjut :&#13;
Menyelenggarakan workshop lintas sektoral guna mensosialisasikan kebijakan, pedoman, dan instrumen monev yang diusulkan.  Integrasi  instrumen  monev  ke dalam sistem informasi digital Kementerian Kesehatan&#13;
Ringkasan ini menyoroti perlunya pembaruan kebijakan untuk memastikan bahwa dana hibah mendukung tujuan transformasi  sektor kesehatan di Indonesia secara lebih efektif dan akuntabel.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA Public Health</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2024</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Other</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_6048"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_6048_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_6048_18009_1" SIZE="1292476" OWNERID="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/6048/1/YN_POLICY%20BRIEF%20Implementasi%20Monev%20Hibah%20Luar%20Negeri_Nov%202024.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/6048/1/YN_POLICY%20BRIEF%20Implementasi%20Monev%20Hibah%20Luar%20Negeri_Nov%202024.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_6048_mods" ADMID="TMD_eprint_6048"><mets:fptr FILEID="eprint_6048_document_18009_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>