<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-11-16T04:47:37Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:61</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/61/</dc:relation>
        <dc:title>Dampak Imunisasi Hepatitis Rekombinan terhadap Penularan Vertikal Virus Hepatitis B pada Bayi di Kota Bandung, Jawa Barat</dc:title>
        <dc:creator>Yuwono, Djoko</dc:creator>
        <dc:subject>QW 1-300 Microbiology</dc:subject>
        <dc:description>Telah diteliti tentang dampak imunisasi Hepatitis B menggunakan vaksin Hepatitis B rekombinan di Kota Madya Bandung, Propinsi Jawa Barat. Subyek penelitian sebanyak 186 ibu hamil trimester III dan 152 bayi yang dilahirkan.  Imunisasi Hepatitis B menggunakan vaksin Hepatitis B rekombinan buatan PT. Bio Farma Bandung, dilakukan oleh petugas kesehatan setempat dengan strategi imunisasi sesuai dengan Pengembangan Program Imunisasi (PPI) selama ini yaitu pada bulan ke 0-2 dan bulan ke 4-7. Pemeriksaan seromarker Hepatitis B diakukan terhadap serum ibu hamil; tali pusat bayi dan darah vena bayi yang dilahirkan pasca imunisasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap seromarker HbsAg; Anti HBc dan anti HBs menggunakan ELISA kit diagnosa  produksi ABBOTT Murex, United Kingdom.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan prevalensi HbsAg dan HBcAg masing-masing sebesar 5,1% ditemukan juga 2,6% anti HBc pada ibu hamil. Selain itu ditemukan juga adanya trasnmisi vertikal Virus Hepatitis B (VHB) sebesar 5,9% di Kota Madya Bandung. Pemberian imunisasi Hepatitis B rekombinan dapat menurunkan transmisi vertikal VHB (HbsAg) dari 7,2% menjadi 3,94% atau sebesar 45,4%. Diketahui pula imunogenitas vaksin karier VHB saja, sedangkan pada bayi lahir dari ibu karier dan non karies ditemukan imunogenitas vaksin Hepatitis B rekombinan sebesar 63,2%.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit</dc:publisher>
        <dc:date>2000</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Yuwono, Djoko  (2000) Dampak Imunisasi Hepatitis Rekombinan terhadap Penularan Vertikal Virus Hepatitis B pada Bayi di Kota Bandung, Jawa Barat.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>