<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2017-11-03T06:05:34Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:658</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/658/</dc:relation>
        <dc:title>Penelitian Survei Pengobat Tradisional (Battra) Ramuan Di Indonesia</dc:title>
        <dc:creator>Sa'roni</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Pengobat tradisional berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Untuk mendapatkan database keberadaan pengobat tradisional (Battra) ramuan dan ramuan yang digunakan untuk obat serta kemungkinan penggunaannya, maka dilakukan survei pengobat tradisional yang menggunakan ramuan. Survei ini merupakan bagian dari pemetaan dan etnofarmakologi obat bahan alam. Pada tahun 2005, telah dilakukan survei di 7 propinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Pada tahun 2006, survei dilakukan di 6 propinsi yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat. Dan pada tahap III (2010), survei dilakukan di 3 propinsi yaitu Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan dan Lampung. Instrumen penelitian berupa kuesioner/form koleksi data. Data hasil penelitian dapat digunakan oleh pengambil kebijakan, peneliti, industriawan maupun masyarakat. Oleh pengambil kebijakan dapat digunakan sebagai landasan dalam pembinaan maupun pengawasan terhadap battra ramuan. Oleh peneliti jenis ramuan yang potensial dapat dikembangkan menjadi obat baik tetap sebagai obat tradisional maupun obat konvensional.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi</dc:publisher>
        <dc:date>2010</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Sa'roni  (2010) Penelitian Survei Pengobat Tradisional (Battra) Ramuan Di Indonesia.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>