<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Distribusi Rodensia Bentuk Tikus (Myomorpha) Berdasarkan Stratifikasi Ketinggian</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ikawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sunaryo</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sunaryo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Novia Tri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Astuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ismanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Myomorha bentuk tikus menimbulkan kerugian dan manfaat bagi manusia. Sisi yang merugikan adalah peranannya dalam penularan penyakit. Penyakit yang ditularkan melalui tikus yang banyak dikenal adalah pes dan leptospirosis. Setiap jenis tikus memiliki habitat masing-masing, dan perbedaan ketinggian suatu daerah akan mempengaruhi jenis habitat yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan penangkapan, mengidentifikasi species tikus, mendapatkan data infeksi tikus oleh Leptospira dan Yersinia pestis, mendeskripsikan lingkungan biotik dan abiotik, mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai tikus dan penyakit yang ditularkannya ke manusia serta mengetahui distribusi rodensia bentuk tikus pada stratifikasi ketinggian berbeda dikaitkan dengan peranannya dalam menularkan penyakit.  Penelitian observasional dengan desain potong lintang. Penangkapan tikus dan wawancara pada masyarakat dilakukan pada lokasi yang mewakili ketinggian berbeda-beda.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WC 195-425 Infection. Bacterial Infections</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Banjarnegara</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>