%0 Report %9 Project Report %A Widjiartini, Widjiartini; %A Arfin, Andryansyah %A Pertiwi, Ninik L. %A Rahanto, Sugeng %D 2010 %F bkpkkemkes:906 %K ASI Eksklusif %T Pengembangan Model Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan ASI Eksklusif Dalam Rangka Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/906/ %X Dari hasil pengumpulan data dapat disimpulkan sebagai berikut kondisi pemberdayaan masyarakat tentang promosi ASI Eksklusif bahwa pemberdayaan masyarakat meliputi: - Penggerak Pemberdayaan untuk semua kabupaten/kota meliputi sektor pemerintah, masyarakat dan swasta. - Sasaran Pemberdayaan untuk semua kabupaten/kota hampir sama terdiri dari: Perorangan (Ibu menyusui, Ibu Hamil, Keluarga tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, figur masyarakat dan sebagainya), kelompok (organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, kelompok masyarakat) dan masyarakat luas serta pemerintah yang berperan sebagai agen perubahan untuk penerapan perilaku hidup sehat (subjek pembangunan kesehatan). - Kegiatan Hidup Sehat yang dilakukan sehari-hari oleh masyarakat, sehingga membentuk kebiasaan dan pola hidup, tumbuh dan berkembang serta melembaga dan membudaya dalam kehidupan bermasyarakat. - Sumber Daya/Potensi yang dimiliki oleh masyarakat, swasta dan pemerintah yang meliputi dana, sarana dan prasarana, budaya, metode, pedoman dan media untuk terselenggaranya proses pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. - Hasil Analisa menyatakan bahwa peran lembaga swadaya masyarakat hampir sama untuk semua kabupaten, kota, lembaga keagamaan dan lembaga swasta dan sektor terkait dalam PHBS. - Berdasar hasil pengumpulan data dari ibu hamil dan ibu menyusui dan dari diskusi serta pengamatan dengan petugas maka tersusun atau draf Standar Operasional Prosedur (SOP) Promosi Asi Eksklusif di Puskesmas.