%T Status Antibodi Anak Balita setelah Kegiatan PIN I di Kalimantan Tengah %A Gendrowahyuhono Gendrowahyuhono %A Sinta Purnamawati %A Klino Klino %A Merryani Girsang %K antibodies status; infant; immunization program; Kalimantan Tengah; Media Litbang Kesehatan; P5-BPPK %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %N 4 %D 2000 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %V 10 %X Telah dilakukan suatu penelitian status antibodi anak balita setelah pelaksanaan PIN I di Kalimantan Tengah, 1996. Tujuannya adalah untuk mengetahui kekebalan anak terhadap virus polio setelah mereka mendapat OPV dari kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) I, 1995. Hasil uji netralisasi menunjukkan bahwa 94% dari 100 anak balita yang tinggal di Kabupaten Palangkaraya dan 98% dari 100 balita yang tinggal di Kabupaten Kotawaringin Timur mempunyai antibodi terhadap ketiga tipe virus polio setelah anak-anak tersebut mendapat OVP dari kegiatan PIN I. Di Palangkaraya, persentase anak yang mempunyai antibodi terhadap virus polio setelah PIN I tipe-1 100%; tipe-2 100%; dan tipe-3 94%. Di Kotawaringin Timur, persentase anak yang mempunyai antibodi terhadap masing-masing tipe virus polio I tipe-1 100%; tipe-2 100%; dan tipe-3 98%. Disimpulkan bahwa status antibodi anak terhadap masing-masing tipe setelah PIN I cukup tinggi, yaitu antara 94%--100%. Demikian juga status antibodinya terhadap ketiga tipe virus polio, yaitu antara 94%--98%. Kami menyarankan untuk melakukan penelitian serupa pada anak-anak yang mendapat OPV dari kegiatan PIN II untuk mengetahui apakah kegiatan PIN II dapat meningkatkan antibodi terhadap ketiga tipe virus polio menjadi 100%. %L bkpkkemkes961