<mets:mets OBJID="eprint_982" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T15:41:20Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_982_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Penelitian Pemanfaatan Obat Tradisional/Tumbuhan Obat di Daerah Lombok</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wien</mods:namePart><mods:namePart type="family">Winarno</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kebijaksanaan Obat Nasional (1983) dan Sistem Kesehatan Nasional (1982) menyatakan bahwa obat tradi-sional digunakan oleh masyarakat Indonesia secara luas dan ada kecenderungan meningkat, karena itu obat tradisional yang ternyata berkha-siat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam palayanan kesehatan.       GBHN 1993 menyatakan pula bahwa pengem-bangan obat tradisional dalam rangka memperluas dan memeratakan pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus memelihara dan mengembangkan warisan budaya bangsa serta penemuan obat-obatan perlu dilakukan melalaui upaya pengalian, penelitian, pengujian dan pengembangan.      Telah dilakukan penelitian penggunaan obat tradisional atau tumbuhan obat oleh masyarakat di daerah Lombok, untuk memperoleh informasi tentang besar kecilnya minat masyarakat di daerah tersebut untuk menggunakan obat tradi-sional/tumbuhan obat, jenis atau kegunaan obat tradisional/tumbuhan obat yang digunakan serta maksud penggunaannya. Pemilihan daerah penelitian didasarkan atas pertimbangan, bahwa Lombok yang penduduknya banyak orang Bali, merupakan daerah Indonesia wilayah Timur, yang saat ini mendapatkan prioritas pemusatan kegiatan Pembangunan Nasional.       Berdasarkan informasi yang diperoleh dinyatakan, bahwa penduduk Lombok banyak menggunakan obat tradisional/tumbuhan obat. Karena itu di samping untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut penelitian diharapkan dapat memberikan hasil yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penetapan kebijaksanaan pembangunan di bidang obat tradisional dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara lebih luas dan merata.      Melalui penelitian ini dapat diungkapkan pula bahwa keluhan maupun penyakit yang diderita masyarakat di daerah Lombok antara lain panas/ demam, batuk, influenza, mencret (diare), mual-mual, muntah berak, tidak nafsu makan, sakit kepala, nyeri otot/sendi, kulit gatal/kudisan/ merah-merah, luka/kecelakaan ringan, cacing-an, setep (febrile convulsion), campak, mimisan dan lain-lain.       Namun pada tingkat prevalensinya agak tinggi adalah panas/demam 24,8%, batuk 14,24%, luka/kecelakaan ringan 13,91%, tidak nafsu makan 5,63%, mencret (diare) 4,97%, kulit gatal/ kudisan/merah-merah 4,97%, sakit kepala 2,98%, mimisan 2,98% dan cacingan 2,65%.Menghadapi keluhan dan penyakit tersebut umumnya keluarga respon-den telah mengambil tindakan yang diperlukan, misalnya 37,30% minta pertolongan ke Puskesmas, 19,05% mengobati diri sendiri dengan obat modern, 8,73% minta pertolongan dukun dan 31,75% mengobati sendiri dengan obat tradisonal.       Sangat sedikit jumlahnya responden membiarkan penderita tanpa pertolongan (3,17%). Keadaan ini sebagai pengaruh dari tingkat pendidikan dalam keluarga, pekerjaan kepala keluarga serta  kegiatan KIE yang dilakukan oleh petugas kesehatan.Obat tradisional yang digunakan umumnya bukanlah obat tradisional berbungkus, tetapi merupakan ramuan bagian-bagian tumbuhan obat. Cara meramu seperti cara yang dilakukan oleh leluhurnya. Bagian tumbuhan dsebutkan dengan nama daerah,  yang belum semuanya diketahui nama ilmiahnya, sehingga perlu penelusuran lebih lanjut.       Penjarangan kelahiran dilakukan pula oleh penduduk untuk memudahkan pengurusan keluarga, umumnya dilaksanakan dengan cara-cara modern.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1998</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_982"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_982_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_982_mods" ADMID="TMD_eprint_982"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>