Tahun 2023, Sero Survei Antibodi SARS-CoV-2 Berbasis Komunitas di Indonesia akan Dilaksanakan Kembali

748

Bekasi – Kementerian Kesehatan RI melalui Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI kembali melaksanakan Sero Survei Antibodi SARS-CoV-2 berbasis komunitas di Indonesia.

Sekretaris BKPK Nana Mulyana mengatakan sero survei tahap empat ini dilakukan pada Januari 2023 untuk melihat kembali kadar antibodi masyarakat Indonesia.

Nana menuturkan survei yang sama juga telah dilakukan untuk pertama kalinya di Desember 2021. Hasilnya, masyarakat Indonesia yang telah memiliki antibodi sebanyak 87,8%. Pada bulan Maret 2022, survei dilaksanakan terbatas di 7 provinsi yang hasilnya digunakan untuk pengambilan kebijakan mudik di hari raya.

“Kemudian pada Juni-Juli 2022 kita melakukan sero survei yang ketiga dan hasilnya 98,5%. Itulah yang dijadikan dasar oleh Presiden dalam menetapkan kebijakan pencabutan PPKM di Indonesia baru-baru ini,” ujar Nana dalam Rapat Koordinasi Teknis Sero Survei Antibodi SARS-Co2-2 Berbasis Komunitas di Indonesia di Bekasi, Rabu (4/1).

Baca Juga  BKPK Serahkan Donasi Bagi Korban Gempa Cianjur

Lebih lanjut Nana mengatakan sero survei kali ini direncanakan dapat selesai di akhir Januari 2023. Dilakukan di 34 provinsi dan 99 kabupaten/kota di Indonesia dengan lokus dan sampel yang sama pada survei sebelumnya.

Nana mengharapkan survei besar ini dapat dilakukan dengan kerjasama yang baik antara pusat dengan daerah, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Indonesia. Meskipun survei dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, Nana yakin tidak akan mengurangi validitas ataupun kualitas data dan hasil dari survei.

Sementara itu Ketua Pelaksana Sero Survei Nelly Puspandari mengatakan ada beberapa manfaat dari sero survei. Diantarany, sebagai monitoring dan evaluasi program pengendalian Covid-19.

Baca Juga  Kesiapsiagaan Vaksin 100 Hari Pertama Sangat Penting

“Pelaksanaan monitoring dan evaluasi sero survei ini dipantau oleh WHO. Setiap tiga bulan sekali kita melaporkan terkait pengendalian Covid-19 pada kegiatan Intra Action Review, salah satu di dalamnya adalah terkait sero survei,” terang Nelly.

Sero Survei juga digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti. Terdapat beberapa kebijakan yang keluar dari hasil sero survei. Selain pencabutan PPKM, sero survei menjadi dasar kebijakan vaksinasi Covid-19 yang lengkap dan peningkatan capaian vaksinasi booster, serta kebijakan vaksinasi pada anak. (Penulis Ripsidasiona/Editor Fachrudin Ali)